Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Wakapolres Wonogiri Hadiri Pemusnahan Rokok Ilegal


pemusnahan barang ilegal


Wonogiri-Polres Wonogiri Polda Jateng, Wakapolres Wonogiri Kompol Andi Mohammad Akbar Mekuo, S.H., S.I.K, M.H., menghadiri kegiatan pemusnahan rokok ilegal di pendopo rumah dinas Bupati Wonogiri. Kamis (10/08/2023) pagi.

Kegiatan pemusnahan barang ilegal yang di gelar KPPBC Surakarta ini dihadiri oleh Bupati Wonogiri Joko sutopo, Wakapolres Wonogiri Kompol Andi Mohammad Akbar Mekuo, S.H., S.I.K, M.H., Kepala Bea Cukai Surakarta Yetti Yulianty, Dandim 0728 Wonogiri Letkol Inf Deny Oktavianto, S.I.P., Kajari Wonogiri Porman Patuan Radot, S.H., M.H., Kepala KPKNL Surakarta Lukman Saleh serta beberapa instansi terkait lainnya.

Kepala KPPBC Surakarta, Yetty Yulianty, mengungkapkan, dalam periode September 2022 sampai Juli 2023 telah melakukan penindakan rokok ilegal sejumlah 2.851.697 batang dan 209 Liter minuman mengandung Ethil Alkohol (MMEA) dengan total nilai barang Rp 3.585.256.249,- dan potensi kerugian negara sebesar Rp 2.469.848.989,-. Dari penindakan tersebut, sebanyak 1.909.646 batang rokok menjadi barang bukti dalam proses penyidikan di Kajari Karanganyar, Boyolali dan Sragen. Lalu 942.051 batang sisanya dan 209 liter di tetapkan sebagai barang milik Negara(BMN) yang di musnahkan hari ini.

“ Total nilai barang yang dimusnahkan sebesar Rp1.161.776.865,- , dengan kerugian mencapai Rp.794.743.128. Sedangkan untuk miras sebesar Rp 12.115.500,- dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 17.420.000,-.

Pemusnahan ini sebagai wujud komitmen dan tanggung jawab serta transparansi bea Cukai Surakarta atas penyelesaian barang tertahan yang harus diketahui publik. Tujuannya menjaga stabilitas penerimaan negara.

“ Pemusnahan ini diharapkan agar peredaran rokok ilegal semakin menurun dan pada akhirnya akan meningkatkan permintaan rokok legal. Hal ini sebagai bentuk dari dukungan pemerintah terhadap industri rokok,” Katanya

Sementara itu, Bupati Wonogiri Joko sutopo dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadirannya adalah bentuk komitmen Pemerintah Kab. Wonogiri untuk bersama-sama masyarakat menggempur peredaran rokok ilegal. Dimana peredaran rokok ilegal itu merugikan negara dan masyarakat.

“Tentunya (peredaran rokok ilegal) ini berdampak pada kinerja pasar tembakau dan industri tembakau resmi, kandungan tar, nikotin hasil tembakaunya juga tak diinformasikan dengan benar. Pastinya juga akan berbahaya bagi masyarakat yang mengonsumsinya. Dan yang tak kalah pentingnya, merugikan negara,” tegasnya.

Bupati menerangkan, sebagian penerimaan negara di bidang cukai itu, dikembalikan ke pemerintah daerah untuk berbagai kegiatan. Terutama minimal 50% untuk program jaminan kesehatan masyarakat dalam bentuk dana bagi hasil yang dikenal dengan istilah DBHCT.

"Menyambut peringatan hari ulang tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia mengambil tema terus melaju untuk Indonesia maju, maka sosialisasi dan edukasi dalam hal cukai harus terus kita lakukan demi kepentingan bersama" tambahnya

Sementara itu Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mengatakan kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh KPPBC Surakarta ini.

” Kami sangat mengapresiasi kinerja-kerja KPPBC Surakarta. Yang telah berhasil menyita barang-barang ilegal tidak memiliki pita Cukai, ” ujarnya.
(Humas Polres Wonogiri Polda Jateng).

Posting Komentar

0 Komentar