Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Cegah Korupsi, Sekda Jateng Kembali Ingatkan ASN Perkuat Integritas dan Bekerja Ikhlas


Sekertaris Daerah Jawa Tengah Sumarno


SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mendorong semua pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Provinsi Jateng, terus menjunjung tinggi integritas dan bekerja dengan ikhlas, tanpa berharap kompensasi apapun. Sehingga, bangunan integritas di Jateng semakin kuat dan terjaga.

“Kami berharap bangunan integritas di Jateng lebih terjaga dan semakin kuat lagi. Karena yang namanya kondisi-kondisi yang menggangggu keteguhan integritas tetap ada, sehingga harus diingatkan-diingatkan lagi,” ujar Sumarno, saat memberi pengarahan mengenai penguatan pencegahan korupsi, di Kantor Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Jateng, Selasa (15/8/2023).

Sekda mengatakan, integritas memunyai peran penting dalam pencegahan korupsi. Karenanya, integritas harus dimulai dari pimpinan. Apabila pimpinan berintegritas, maka bawahan akan takut melalukan pelanggaran. Tetapi jika pimpinan tidak memberikan contoh berintegritas, maka ketika bawahan melakukan pelanggaran, seolah sudah mendapat pengesahan dari pimpinan.

“Kalau pimpinan melihat bawahan seperti itu (melakukan pelanggaran), tentunya tidak berani menegur atau mengingatkan, karena itu adalah perintah dari pimpinan,” katanya.

Selain berintegritas, sekda meminta ASN untuk melakukan aktivitas atau bekerja, terutama dalam melayani masyarakat dengan ikhlas. Jangan mengharap mendapat kompensasi materi atau imbalan apapun, termasuk kompensasi ucapan terima kasih dari masyarakat. Apalagi, kompensasi berupa gratifikasi, suap, dan lainnya.

“ASN harus melakukan aktivitas dengan ikhlas, jangan mengharap mendapat kompensasi materi. Kompensasi terima kasih saja kita tidak butuh, apalagi kompensasi gratifikasi, suap, dan sebagainya,” tegas Sumarno.

Dalam kesempatan itu, sekda berharap semua pegawai di pemerintahan, bisa memberi masukan dan mengingatkan atasan. Sehingga tidak hanya pimpinan yang mengendalikan bawahan, namun bawahan juga harus senantiasa memberi masukan atau mengingatkan pimpinan, yang melakukan kesalahan atau kebijakannya kurang pas.

“Jangan takut dan jangan sungkan untuk memberi masukan atau mengingatkan pimpinan. Saya yakin kalau ada hal yang tidak pas atau kesalahan pada pimpinan, tolong diingatkan. Sehingga bangunan integritas di Provinsi Jateng menjadi lebih kuat,” pintanya. (A3)

Posting Komentar

0 Komentar